Senin, 06 September 2010

Materi Dasar Tubuh

Pada umumnya, cara pemikiran ilmuwan barat bersifat analistis dan objektif. Hal ini berbeda dengan cara pemikiran ilmuwan timur (oriental). Dalam merumuskan pengertian galibnya dibuat secara sederhana karena sifatnya yang sintetis dan mudah dipahami, padahal rumusan tersebut sangat kompleks jangkauannya. Apabila mengemukakan suatu masalah atau terminology, sekaligus dapat mengemukakan maksud atau fungsi dari suatu materi. Hal ini dilakukan dengan maksud untuk memberikan landasan kerja (working basis) sehingga mudah mempraktekannya. Akibatnya, kondisi ni kadang-kadang dapat mengundang perbedaan persepsi pada pihak-pihak tertentu. Bahkan, tidak menutup kemungkinan hasil rumusan yang sangat sederhana itu diremehkan seperti yang terjadi pada akupunktur klasik. Berbagai pendekatan telah dilakukan untuk merumuskan pengertian akupunktur, khususnya pendekatan yang bersifat induktif.
Demikianlah pembahasan mengenai teori materi dasar yang diterangkan dengan sangat sederhana. Di dalam ilmu dan bahasa akupunktur, individu dibentuk oleh materi dasar berikut.
1. Cing keturunan
Materi ini disebut pula cing bawaan karena diturunkan dari kedua orang tuanya (ayah dan ibu). Materi ini membawa karakter-karakter dasar yang diturunkan dan sifatnya menetap (permanent). Berdasarkan ilmu genetika (keturunan), materi ini dianalogikan dengan DNA (Desoxyribo Nucleid Acid), yang terkandung di dalam gen kromosom dari ayah dan ibu, yaitu sel spermatozoa (ayah) dan sel ovum (ibu). Sifat-sifat dan karakter-karakter ini akan muncul pada keturunannya. Sifat dan karakter ini akan membangun konstitusi dan konstruksi individu, seperti warna kulit dan rambut, mata, bentuk tubuh (pendek/tinggi/gemuk/kurus), dan bentuk skeletal. Hal-hal yang diturunkan oleh ayah dan ibu, termasuk energi awal sebagai sumber tenaga permulaan untuk hidupnya individu baru. Sumber tenaga awal yang diturunkan oleh orang tua disebut cheng qi. Jadi, seandainya individu diumpamakan sebuah mobil, yang dimaksud dengan cing keturunandan cheg qi adalah kerangka mobil (chassis) beserta baterai (accu) nya.telah diketahui bahwa kerangka (chassis & body) merupakan prototype mobil, sedangkan baterai merupakan penyimpan sumber energi.

2. Cing perolehan
Cing keturunan sudah membawa cheng qi. Namun demikian, cing keturunan tidak akan hidup dan tumbuh berkembang tanpa adanya materi dasar lainnya, yang disebut cing perolehan. Disebut demikian karena materi ini harus diperoleh dari luar tubuh individu, yaitu berupa bahan makanan dan minuman yang berasal dari bumi yang disebut sebagai “spirits of earth”. Di samping itu, ada kebutuhan pokok lainnya yang berasal dari alam semesta berupa udara (terutama oksigen) dan zat-zat kosmos lainnya, seperti sinar matahari. Bahan pokok yang berasal dari alam semesta disebut sebagai anugerah semesta atau “spirits of heaven”. Selanjutnya, “spirits of earth” dan “spirits of heaven” bersama dengan cheng qi membentuk materi yang akan mempengaruhi individu untuk tumbuh dan berkembang, seperti membangun otot, tulang (skeletal), organ tubuh, jaringan, pembuluh-pembuluh darah, dan semua system tubuh yang diperlukan untuk kelangsungan hidupnya. Pertumbuhan dan perkembangan cing perolehan ini akan mengikuti dan menyesuaikan diri dengan cing keturunan yang sudah terpola sebelumnya. Apabila diumpamakan sebuah mobil, yang dimaksud dengan cing perolehan adalah mesin beserta system-sitem saluran, kabel-kabel dan panel-panelnya.

3. Qi (energi kehidupan)
Dalam ilmu akupunktur, qi adalah nomenklatur yang sangat khas. Yang dimaksud dengan qi adalah energi yang dipergunakan dalam kehidupan (used energy). Terminology qi menggambarkan adanya suatu zat beserta fungsinya. Dengan adanya qi individu akan hidup. Artinya individu yang bersangkutan dapat melakukan aktivitas-aktivitas hidup yang diperlukan selama jangka waktu hidupnya (life span). Oleh karena itu, dalam beberapa kepustakaan qi sebagai energi vital, energi utama, energi pokok, dan energi hidup, yang memiliki maksud yang sma. Akan tetapi, apabila qi diidentikkan dengan energi vital saja,masih kurang lengkap. Dalam pengertian akupunktur,qi lebih berhubungan dengan bio-energi (life force) dari pada dengan bio-kimia (body’s chemistry). Berbagai penamaan itu menunjukkan bahwa keberadaan qi dapat dipahamai dan disadari bahwa qi adalah zat yang tidak kasat mata (invisible material). Dengan adanya qi menunjukkan bahwa individu itu hidup, sedangkan tidak adanya qi menunjukkan bahwa individu itu mati. Dalam hal ini, apabila individu mati, qi akan hilang. Hal ini tidak terjadi pada cing keturunan maupun cing perolehan. Dengan demikian berarti bahwa qi adalah zat yang abstrak. Dapa dikatakan pula, qi adalah materi penggerak kehidupan dalam arti yang seluas-luasnya. Semua energi yang dibutuhkan untuk menggerakkan dan mempertahankan kehidupan termasuk ke dalam qi. Berdasarkan fungsinya, qi diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok yang akan dibahas dalam bab tersendiri. Dalam sebuah mobil, qi diumpamakan sebagai bahan bakar, oli, instalasi listrik, dan lampu-lampunya.

4. Sen
Apabila diumpamakan sebuah mobil, individu sudah terbentuk jika memiliki hal-hal berikut.
 Chassis dan body beserta accunya, yaitu cing keturunan
 Mesin beserta saluran dan kabel-kabelnya, yaitu cing perolehan
 Bahan bakar, oli, dan pelumas lainnya, yaitu qi.
Timbul pertanyaan baru, bagaimana mobil tersebut dapat berjalan, belok kiri/kanan, berjalan cepat/lambat, atau bagaimana caranya mematuhi rambu-rambu lalu lintas? Jawabannya adalah apabila mobil tersebut ada yang mengendarainya (sopir). Tingkah laku mobil akan tergantung kepada sopirnya. Sopir, dalam terminology akupunktur disebut sen. Materi sen ini mengintegrasikan semua fungsi-fungsi materi lainnya. Sen dapat diartikan sebagai karakter, semangat dan kepribadian, dapat dikatakan pula sebagai cirri perilaku individu yang bersangkutan. Sen dapat diartikan pula sebagai jiwa dar individu tersebut. Seperti halnya qi, sen adalah materi yang abstrak/tidak kasat mata/invisible. Dalam hal ini kondisi dapat dibaca dan daimati dari refleksinya keluar. Dalam hal ini kondisi sen dapat berefleksi keluar dan dibaca oleh akupunkturis melalui suatu teknik pemeriksaan (selanjutnya akan diterangkan dalam bab mengenai teknik memeriksa pasien). Dari sudut pandang akupunktur, individu dapat dikatakan lengkap apabila sudah memiliki cing keturunan, cing perolehan, qi, dan sen.

5. Darah (Sie)
Tubuh akan membentuk qi dari bahan-bahan berikut.
o “Spirits of heaven” berupa udara (oksigen) dan zat-zat kosmos lainnya, yang masuk ke dalam tubuh melalui alat pernapasan. Alat pernapasan (apparatus respiratorius) meliputi rambut, kulit, hidung, tenggorokan (trachea), bronchus, dan paru-paru
o “Spirits of earth” berupa bahan makanan dan minuman yang masuk melalui alat pencernaan (apparatus digestivus). Alat pencernaan meliputi mulut, kerongkongan (oesophagus), lambung, limpa dan usus.
Kedua sumber bahan yang termasuk “spirits of heaven and earth” akan diubah menjadi darah (sie) oleh organ chang (organ yang bersifat yin). Setiap menyelesaikan tugasnya, sie akan diganti lagi oleh bahan baru yang berasal dari “spirits of heaven and earth”. Sie berfungsi sebagai pembawa zat-zat makanan (nutrisi) dan oksigen ke seluruh bagian tubuh. Jantung adalah organ chang utama yang berfungsi sebagai motor penggerak peredaran sie. Sie yang mengangkuti sisa-sia “spirits of heaven” oleh jantung akan dibawa ke bparu-paru dan dibersihkan dan diperbaharui,sedangkan sie yag membawa sisa-sisa “spirits of earth” akan dibersihkan di dalam ginjal. Itulah sebabnya dikatakan bahwa terdapat hubugna yang istimewa antara jantung, paru-paru, dan ginjal.

6. Cairan tubuh (body fluid)
Seluruh kegiatan materi dasar yang telah diutarakan di atas, harus berlangsung secara dinamis. Kedinamisan ini memerlukan suatu media yang luwes sehingga mudah untuk berubah bentuk, sifatnya netral, dapat menembus, dan dapat bergerak. Materi yang mempunyai sifat-sifat seperti ini adalah zat cair (air). Air merupakan salah satu unsure pokok dalam kehidupan (lebih jelas diterangkan dalam teori pergerakan lima unsure).
Cairan tubuh selalu menyertai seluruh materi di dalam tubuh, baik materi yang dibutuhkan maupun yang tidak dibutuhkan oleh tubuh, seperti urine, feces, keringat, ludah, synovial, sperma, dan hormone. Oleh karena itu, cairan tubuh (body fluid) pun merupakan materi dasar. Cairan tubuh berfungsi pula sebagai berikut.
o Memelihara kelembapan tubuh (moisturizing)
o Memelihara keluwesan tubuh (lumbricating)
Bagian tubuh yang dipelihara kelembapannya adalah bagian kulit dan rambut. Apabila seseorang kehilangan cairan tubuh dalam jumlah yang cukup banyak, misalnya pengeluaran keringat yang berlebihan, muntah-muntah dan diare (yang dapat menyebabkan dehidrasi) akan mengakibatkan tubuh manusia menjadi lemah. Organ tubuh yang dipelihara dari segi keluwesan geraknya, antara lain pelumasan sendi-sendi, panca indra, dan susunan saraf pusat (brain and spinal cord).